Rabu, 03 November 2010

Finally My First Job in The Netherlands

Akhirnya gw mencicipi juga rasanya bekerja part time di negara rantauan gw Belanda. Gw sekarang bekerja di restaurant Indonesia di sebuah kota bernama Oisterwijk yang berjarak 1 stasiun kereta dari kota Tilburg bernama restaurant Ibu aidit : http://www.ibuaidit.nl/

Sampai saat ini (sampai gw menulis blog ini) gw baru kerja 2 kali dan kata gw sangat mengasyikan! Walaupun cape dan ngantuk, gw dapet gantinya yaitu experience memasak, seperti cara memotong dengan cepat memasak dengan bener dan apapun yang berhubungan dengan dapur.

Disana juga hanya ada 4 orang Indonesia yaitu gw, Chef gw, another chef also cm di bagian chatering dan bos gw (bos dan si another chef g bisa bahasa Indonesia). Sisanya orang- orang part time asal Belanda which is good so I can learn to speak dutch well :)

Ps: Foto Menyusul :D

Jumat, 15 Oktober 2010

The First Winter and Snow in My Life, I had It in Tilburg

Standing Above the Snow
Yap, Bagi gw seorang pelajar yang asli berdomisili di negara yang dilewati garis khatulistiwa, tidak lah mungkin bisa merasakan rintikan salju putih menghampiri tumbuh gw yang kerempeng ini (klo sampe iya berarti sesuai kata Dedy Mizwar, Kiamat sudah dekat) dan penantian itu terbayar sudah. Dengan perginya (nyasar sih) ke negara Belanda, gw akhirnya merasakan rintikan salju putih menghampiri badan gw.

Menikmati Salju Bersama Bang Putra
My first impression seperti khalayak anak- anak yang bertemu dengan ksatria baja hitam dengan motornya. Tanpa buang waktu (mandi, sikat gigi, atau apalah rutinitas dipagi hari) gw langsung berpakaian, memakai mantel, dan sepatu futsal kuning, keluar rumah dan membuat bola salju pertama dalam hidup gw. berjalan- jalan bersama teman dan mencoba mencari posisi pas untuk berfoto- foto dengan momen langka yang tidak bisa gw dapatkan di Indonesia.



Stantelaan Serba Putih Bersama Affan
Tapi sayang rasa senang- senang itu hanya bertahan beberapa hari saja, The rest of the winter gw selalu marah- marah karena jalan licin, suhu yang seperti kulkas setiap menitnya, dan gelap yang lebih cepat (bayangkan jam 5 sore udah gelap dan baru terang lagi sekitar jam setengah 10 pagi).....

Kamis, 14 Oktober 2010

Keajaiban delay pesawat (business class ticket)

Ladies & Gentlemen, The Ticket
Masih nymabung dengan cerita gw sebelumnya tentang dubai. kali ini ketika gw mau berangkat melanjutkan perjalanan dari Dubai ke Amsterdam. Semua telah siap, check out hotel dan berangkatlah gw ke Dubai International Airport. Dalam kondisi masih tak percaya bisa menjelajahi kota dubai, gw pun berpikiran adakah keajaiban atau durian runtuh lainnya yang akan menimpa gw berikutnya? (dasar udah jalan- jalan enak di dubai grates masih aj kurang :D) dan ternyaata, beneran terjadi saudara- saudaraa.

Ya, waktu check in flight, sebenarnya gw udah punya tiketnya which is tiket kelas ekonomi posisi tengah ( I really hate that position) yang gw dapet sekalian pas gw dapet visa sementara sehari sebelumnya (previous post). Setelah naro bagasi gw di belt, kemudian sesuatu yang baru pertama kali gw alami selama hidup gw, gw alami saat itu. Tiba- tiba di depan muka gw petugas tersebut merobek tiket pesawat gw.... WHAATTT ARE YOU DOINGGG????  LO BARU SAJA MEROBEK SATU- SATUNYA CARA GW KEMBALI KE NEGARA KOMPENI ITU!!!! SALAH GW APAA????


Selonjoran di Pesawat
Guess what, ternyata tiket gw diupgrade dengan cuma- cuma menjadi BUSINESS CLASS! yap the first Business Class ever in my life. I said wowww, gw orang paling beruntung  sejagat raya, I believe no one will have the same experience as I am. Kemudian dimulailah perjalanan hampir 7 jam menuju Amsterdam dengan kursi empuk, makanan yang tak kunjung habisnya memenuhi lambung gw. Yummiiiiii!!!
Nikmatnya Makanan ini
Business Class To Amsterdam


PS: Kejadian ketika bulan Ramadhan dan gw memutuskan untuk tidak puasa gara- gara ini peace ^^



Rabu, 13 Oktober 2010

Keajaiban delay pesawat ( free Trip to Dubai)

Ini terjadi ketika gw mau balik lagi ke belanda setelah berlibur selama 5 minggu di jakarta. Melepas rindu ke ortu, adek yang sedang sibuk mencari tempat kuliah baru ( alhamdulillah masuk UNDIP semarang), friends kuliah, SMA, sohib- sohib DOTA gw, om tante, koleksi bo ... eh boneka batman, dan yang pasti ibu tukang pijat dan makanan khas Indonesia terutama Mie Tek tek (finally setelah gw tunggu - tunggu tiap malem di belanda ga dateng- dateng).

Burj al Arab - Jumeirah Hotel
kembali ke cerita, gw naik emirates airlanes dijadwalkan berangkat jam 1 pagi waktu indonesia bagian barat dan ternyata di delay 2 jam dan harus berangkat jam 3. Sial sekali tapi tunggu dulu the story is not over, ketika check in, I got a news that I can't catch my connecting flight to Amsterdam because of this delay dan penjaganya memberikan jaminan kalo akan dicarikan flight lainnya atau the 2nd option : menginap sehari di Dubai GRATIS selama 1 hari. Well, it was a great super great mega great news !!! dan gw berharap gw bisa memilih dan I would choose the 2nd option and gw yakin lo semua yang ngebaca memilih pilhan yang sama seperti gw!

EMIRATES TWIN TOWERS
Then, the plane arrived, and ready to went again to Dubai for 9 hours long. After I landed in Dubai, I went to passenger service desk to asked about what happened next. Yes, the dream was come true, there wasn't any single flight to Amsterdam that day and I got a temporary visa for one day in Dubai, with free meal, afternoon, night, and morning and also free Hotel room. Kemudian, setelah melewati imigrasi, gw di antar ke hotel dan check in. Tak jauh dari tempat check in ada yang menawarkan tour singkat selama 4 jam untuk muter- muter kota Dubai dengan hanya membayar 30 USD. Since, I got everything free, losing 30 USD was worth it. You can see the photo here, beautiful is it?



Palm Hotel - 3000 Dollar / night

Burj Khalifa the tallest tower in the world

First Time travel Outside Indonesia alone and Goodbye Jakarta T_T

Tahun lalu tepatnya 20 agustus (kira-kira) 2009 adalah hari H gw untuk meninggalkan orangtua, adek, nenek, om tante, teman- teman, rumah, bantal, guling, kasur, koleksi bo .... eh bo boneka power ranger :D, dan terlebih lagi negara ku yang tercinta Indonesia menuju ke Belanda Negara kompeni yang menjajah kita selama 3 1/2 abad lamanya dan gw tanpa sadar ntah apa alasannya (ntah bisa disebut alasan atau tidak, I will tell you that story di kesempatan berikutnya) memilih musuh bebuyutan bangsa Indonesia tempoe doloe ini sebagai tempat berlabuh menggapai diploma sarjana s-1 ini.

Anyway, jujur, I felt very nervous and afraid at that time karena 17 hours perjalanan di pesawat sendiri tanpa bokap nyokap adek yang ikut dalam perjalanan ini + membawa koper yang beratnya naujubila min jalik yang masuk bagasi pesawat dan tas ransel isi komputer, jacket, dan pernak pernik lainnya SENDIRIAN ya semua itu saya bawa SENNDIRIAN dengan badan kurus kerempeng dengan berat yang g proposional dengan tinggi badan membuat gw ingin membelikan 1 tiket tambahan untuk ibu tukang pijet langganan gw (I wish).

Kemudian, my plane flew away from Bandara Soekarno Hatta, dan perlahan meninggalkan Indonesia, negara Archipelago yang mempunyai hampir 17,000 pulau dan makanan yang enak. Transit di Malaysia sebentar dan langsung lanjut menuju Schipol, International Airport di Belanda. dan mulailah kehidupan gw sebagai mahasiswa perantauan internasional.

Introduction!

Hai Perkenalkan nama gw Reza, gw sekarang kuliah di Tilburg University terletak di kota Tilburg, Belanda.  Letaknya antara den haag dan Eindhoven, tepat ditengah ada kota kecil nah itulah Tilburg Gw ngambil program double degree s-1 International Business, so, I already spent 2 years at University of Indonesia and 1 year here at Tilburg University. Sekarang tinggal 1 tahun penentuan untuk mendapatkan ijazah s-1!!! YeahhhH!!!! actually hope so, mudah- mudahan aja lulus semua matkul sisa dan yang ngulang. aminnnnn